Tag Indonesia

Politik yang Kian Sempit, Ruang Digital yang Makin Memecah

A brightly coloured mural which can be viewed in any direction. It has several scenes within it: people in front of computers seeming stressed, a number of faces overlaid over each other, squashed emojis, miners digging in front of a huge mountain representing mineral resources, a hand holding a lump of coal or carbon, hands manipulating stock charts and error messages, as well as some women performing tasks on computers, men in suits around a table, someone in a data centre, big hands controlling the scenes and holding a phone, people in a production line. Motifs such as network diagrams and melting emojis are placed throughout the busy vignettes.

Demokrasi yang Semakin Simbolik Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) seharusnya menjadi fondasi yang menjamin martabat dan kesetaraan setiap individu. Namun dalam kondisi Indonesia hari ini, kedua prinsip itu terasa makin jauh.  Pemilu 2024 menunjukkan bagaimana demokrasi berubah menjadi ritual…

Dilema Negara Membantu Kesalehan

Penjelasan soal hubungan agama dan negara di Indonesia sering kali ditempuh dengan vita negativa: “Indonesia bukan negara agama, tapi juga bukan negara sekuler.” Pemilihan “dua bukan” ini, merupakan jalan kompromi para pendiri bangsa kita, antar kelompok sekuler, utamanya kalangan kiri…

Mendekati Definisi Agama dengan Lebih Fair

Kalau mau berterus terang, sebenarnya istilah agama adalah produk kebudayaan yang sepenuhnya manusiawi. Definisi agama pada setiap zaman dan setiap tempat sangat variatif. Jonathan Z. Smith berpendapat bahwa agama bukanlah istilah yang alami, namun sebuah istilah yang diciptakan oleh para…

Perang Takjil dan Menyegarkan Lokalitas Beragama

Postingan soal perang takjil sempat meramaikan media sosial di minggu awal bulan Ramadhan tahun ini. Banyak tanggapan dan seruan, yang intinya mengomentari dengan nada canda, terkait kebiasaan rekan-rekan yang tidak beragama Islam, turut memborong takjil mendahului rekannya yang berpuasa. Tentu…

Satu Lebaran Banyak Iman

Kalo teman Muhammadiyah kesayangan saya, Fahd Pahdepie, menulis tentang satu rumah dua lebaran dalam postingannya beberapa hari kemarin, saya justru ingin share di suatu rumah kecil terjadi peristiwa satu lebaran banyak iman. Pasalnya, pada hari kedua Idul Fitri, 23 April…